...

Resep Sate Klathak Khas Jogja: Cita Rasa Tradisional yang Menggugah Selera

  • Rayyan Nugraha
  • Apr 20, 2024
resep sate klathak khas jogja terbaru

Di balik hiruk pikuk kota Yogyakarta, tersimpan kuliner khas yang memikat hati dan lidah para penikmatnya, yaitu sate klathak. Hidangan ini telah menjadi ikon kuliner kota pelajar ini, menyuguhkan perpaduan unik antara cita rasa tradisional dan keunikan penyajian yang menggugah selera.

Sate klathak khas Jogja hadir dengan tampilan yang khas, tusukannya yang terbuat dari jeruji besi menciptakan aroma dan rasa yang tak terlupakan. Perpaduan daging kambing muda yang empuk dengan bumbu rempah yang kaya menghasilkan kelezatan yang tiada tara.

Definisi Sate Klathak Khas Jogja

Sate klathak merupakan sajian sate khas Yogyakarta yang dikenal dengan cita rasanya yang gurih dan unik. Asal-usul sate ini bermula dari daerah Piyungan, Bantul, Yogyakarta, di mana para peternak kambing memanfaatkan daging kambing yang tidak laku terjual dengan cara membuat sate.

Keunikan sate klathak terletak pada penggunaan jeruji besi sebagai tusuk sate. Jeruji besi ini memberikan sensasi rasa yang berbeda pada sate karena menghasilkan aroma dan rasa bakar yang khas. Tampilan sate klathak juga unik, dengan potongan daging kambing yang cukup besar dan tidak dimarinasi.

Rasa dan Tekstur

Rasa sate klathak khas Jogja sangat gurih dan sedikit asin. Hal ini karena sate tidak dibumbui dengan banyak bumbu, melainkan hanya diberi garam dan merica. Tekstur dagingnya empuk dan juicy, dengan aroma bakar yang khas dari jeruji besi.

Bahan dan Bumbu

Sate klathak khas Jogja terkenal dengan cita rasanya yang gurih dan lezat. Untuk membuat sate klathak yang otentik, diperlukan bahan-bahan dan bumbu yang tepat.

Berikut adalah daftar bahan-bahan dan bumbu yang diperlukan:

Bahan Jumlah Satuan
Daging kambing muda 1 kg
Bawang merah 10 buah siung
Bawang putih 5 siung siung
Ketumbar 1 sdt
Jinten 1/2 sdt
Merica 1/2 sdt
Garam Secukupnya
Minyak goreng Secukupnya

Bumbu-bumbu yang digunakan dalam sate klathak memiliki fungsi masing-masing:

  • Bawang merah dan bawang putih: Menambah aroma dan rasa gurih pada sate.
  • Ketumbar: Memberikan aroma khas pada sate.
  • Jinten: Menambah rasa hangat dan pedas pada sate.
  • Merica: Memberikan rasa pedas pada sate.
  • Garam: Menambah rasa gurih pada sate.

Cara Membuat

Membuat sate klathak khas Jogja tidaklah sulit. Berikut langkah-langkah yang dapat Anda ikuti:

  • Siapkan daging kambing muda tanpa lemak, potong dadu berukuran sekitar 2-3 cm.
  • Beri bumbu pada daging kambing dengan garam, merica, dan bawang putih halus. Diamkan selama minimal 30 menit agar bumbu meresap.
  • Siapkan jeruji besi yang sudah dilumuri minyak. Susun daging kambing pada jeruji besi secara berselang-seling dengan lemak kambing.
  • Panggang sate di atas bara api hingga matang dan kecoklatan. Sambil memanggang, olesi sate dengan bumbu kecap manis atau bumbu kacang sesuai selera.
  • Sajikan sate klathak dengan nasi putih, sambal, dan acar.

Tips Mendapatkan Sate yang Empuk dan Beraroma

Untuk mendapatkan sate klathak yang empuk dan beraroma, ikuti tips berikut:

  • Gunakan daging kambing muda tanpa lemak untuk hasil sate yang lebih empuk.
  • Bumbui daging kambing dengan cukup garam dan merica agar rasanya gurih.
  • Diamkan daging kambing yang sudah dibumbui selama minimal 30 menit agar bumbu meresap dengan baik.
  • Panggang sate di atas bara api sedang agar tidak gosong dan matang merata.
  • Olesi sate dengan bumbu kecap manis atau bumbu kacang secara berkala agar sate tidak kering dan lebih beraroma.

Penyajian dan Pendamping

Penyajian sate klathak khas Jogja yang otentik sangatlah unik dan berbeda dari sate pada umumnya. Sate ini disajikan tanpa tusukan bambu atau besi, melainkan menggunakan jeruji besi yang berbentuk seperti klathak.

Sate klathak disajikan panas-panas dengan bumbu yang meresap sempurna. Biasanya disajikan bersama dengan berbagai pendamping yang menambah kenikmatan cita rasa sate klathak, seperti:

Bumbu Klaten

Bumbu klaten adalah bumbu khas yang digunakan untuk menyajikan sate klathak. Bumbu ini terbuat dari campuran cabai, bawang merah, bawang putih, kemiri, dan gula jawa yang dihaluskan. Bumbu klaten memberikan rasa manis, pedas, dan gurih yang khas pada sate klathak.

Sambal Kecap

Sambal kecap merupakan pendamping yang tidak kalah penting untuk sate klathak. Sambal ini terbuat dari cabai rawit yang dihaluskan dan dicampur dengan kecap manis. Sambal kecap menambah rasa pedas dan manis yang semakin menggugah selera.

Irisan Bawang Merah dan Tomat

Irisan bawang merah dan tomat juga sering disajikan sebagai pendamping sate klathak. Bawang merah memberikan rasa pedas dan segar, sementara tomat memberikan rasa asam dan manis yang menyeimbangkan cita rasa sate klathak.

Varian dan Inovasi

Sate klathak khas Jogja tidak hanya dikenal dengan rasanya yang khas, tetapi juga memiliki varian dan inovasi yang terus berkembang.

Varian Sate Klathak

  • Sate Klathak Sapi: Varian klasik yang terbuat dari daging sapi yang dibumbui dengan garam dan merica.
  • Sate Klathak Kambing: Varian yang menggunakan daging kambing yang menghasilkan rasa yang lebih gurih.
  • Sate Klathak Ayam: Varian yang menggunakan daging ayam yang memberikan tekstur yang lebih empuk.
  • Sate Klathak Kelinci: Varian yang jarang ditemui, menggunakan daging kelinci yang memberikan rasa yang unik.

Inovasi Sate Klathak

Selain varian daging yang digunakan, sate klathak juga mengalami inovasi dalam hal bumbu dan tampilan:

  • Sate Klathak Bumbu Rempah: Menggunakan bumbu rempah yang lebih beragam untuk menghasilkan rasa yang lebih kaya.
  • Sate Klathak Bumbu Kecap: Menggunakan bumbu kecap manis yang memberikan rasa manis dan gurih.
  • Sate Klathak Bakar Arang: Dibakar menggunakan arang untuk menghasilkan aroma dan rasa yang lebih khas.
  • Sate Klathak Bakar Kayu: Dibakar menggunakan kayu untuk menghasilkan aroma yang lebih harum.
  • Sate Klathak Gulung: Daging dipotong tipis dan digulung, menghasilkan tampilan yang lebih menarik.
  • Sate Klathak Mini: Potongan daging yang lebih kecil untuk memudahkan konsumsi.

Manfaat dan Kandungan Gizi

resep sate klathak khas jogja

Mengonsumsi sate klathak khas Jogja memberikan beberapa manfaat kesehatan. Daging kambing yang digunakan dalam sate ini kaya akan zat besi, yang penting untuk pembentukan sel darah merah dan mencegah anemia. Selain itu, sate klathak juga mengandung vitamin B12, yang penting untuk kesehatan saraf dan fungsi kognitif.

Kandungan Gizi

Setiap porsi sate klathak (100 gram) mengandung sekitar:

  • Protein: 20 gram
  • Lemak: 15 gram
  • Karbohidrat: 5 gram
  • Vitamin B12: 10% dari kebutuhan harian
  • Zat besi: 25% dari kebutuhan harian

Kandungan gizi ini menunjukkan bahwa sate klathak adalah sumber protein, lemak, dan vitamin yang baik. Namun, perlu diingat bahwa sate klathak juga tinggi lemak jenuh, sehingga konsumsi harus dibatasi untuk menjaga kesehatan jantung.

Penutup

resep sate klathak khas jogja terbaru

Menikmati sate klathak khas Jogja tidak hanya sekedar memuaskan dahaga kuliner, namun juga menjadi sebuah pengalaman budaya yang tak terlupakan. Dengan cita rasanya yang otentik dan cara penyajian yang unik, sate klathak telah menjadi simbol kuliner yang membanggakan kota Yogyakarta dan Indonesia.

Sudut Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa itu sate klathak khas Jogja?

Sate klathak adalah sate kambing muda yang ditusuk dengan jeruji besi dan dibumbui dengan rempah-rempah khas.

Mengapa sate klathak disajikan dengan jeruji besi?

Jeruji besi membantu menghantarkan panas secara merata dan menciptakan aroma khas yang menggugah selera.

Apa saja bumbu yang digunakan dalam sate klathak?

Bumbu yang digunakan antara lain bawang merah, bawang putih, ketumbar, jinten, dan merica.

Bagaimana cara mendapatkan sate klathak yang empuk?

Gunakan daging kambing muda dan rendam dalam bumbu selama beberapa jam sebelum dibakar.

Apa saja pendamping yang cocok disajikan dengan sate klathak?

Pendamping yang cocok antara lain nasi putih, gulai, dan acar.

Related Post :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *