...

Resep Sate Maranggi Khas Purwakarta, Kuliner Legendaris yang Menggugah Selera

  • Rayyan Nugraha
  • Apr 21, 2024
maranggi sate purwakarta khas

Bagi pencinta kuliner, nama sate maranggi khas Purwakarta tentu sudah tidak asing lagi. Hidangan sate yang satu ini telah menjadi ikon kuliner Jawa Barat yang terkenal akan cita rasanya yang khas dan menggugah selera.

Dalam artikel ini, kita akan mengupas tuntas resep sate maranggi khas Purwakarta, mulai dari bahan-bahan yang digunakan, proses pembuatannya, hingga tips dan variasi yang populer. Mari kita jelajahi bersama kelezatan kuliner legendaris ini!

Bahan dan Bumbu

Sate maranggi khas Purwakarta memiliki cita rasa yang khas dan menggugah selera. Salah satu kunci kenikmatannya terletak pada penggunaan bahan-bahan dan bumbu yang tepat.

Berikut adalah bahan-bahan utama dan bumbu khas yang digunakan dalam resep sate maranggi khas Purwakarta:

Bahan Utama

  • Daging sapi has dalam (500 gram)
  • Daging sapi has luar (500 gram)
  • Jeruk nipis (10 buah)
  • Daun bawang (10 batang)
  • Bawang merah (10 siung)
  • Bawang putih (10 siung)

Bumbu Khas

Bahan Jumlah Satuan
Kecap manis 100 ml ml
Saus tiram 50 ml ml
Kecap inggris 2 sendok makan sdm
Merica bubuk 1 sendok teh sdt
Ketumbar bubuk 1 sendok teh sdt
Jintan bubuk 1 sendok teh sdt
Jahe bubuk 1 sendok teh sdt

Proses Pembuatan

Pembuatan sate maranggi khas Purwakarta memiliki proses yang unik dan khas, berikut langkah-langkahnya:

Memilih dan Memotong Daging

  • Pilih daging sapi segar, bagian has dalam atau sengkel.
  • Potong daging menjadi potongan-potongan kecil berukuran sekitar 2×2 cm.

Membuat Bumbu Halus

  • Haluskan bawang merah, bawang putih, ketumbar, jintan, dan kunyit.
  • Tambahkan gula merah, garam, dan merica secukupnya.

Membumbui Daging

Campurkan daging yang sudah dipotong dengan bumbu halus. Aduk rata dan diamkan selama beberapa jam atau semalaman agar bumbu meresap.

Memasak Sate

Tusuk daging yang sudah dibumbui pada tusuk sate. Panggang di atas arang panas hingga matang dan berwarna kecoklatan.

Tips dan Teknik Khusus

  • Gunakan arang batok kelapa untuk menghasilkan aroma yang khas.
  • Panggang sate sambil sesekali diolesi dengan bumbu sisa agar tidak kering.
  • Jangan membakar sate terlalu lama karena akan membuat daging menjadi keras.

Bumbu Olesan

Sate maranggi khas Purwakarta identik dengan cita rasa yang gurih dan sedikit pedas. Untuk menambah kenikmatan, biasanya disajikan bersama dengan berbagai macam bumbu olesan.

Berikut adalah beberapa jenis bumbu olesan yang biasa digunakan untuk sate maranggi khas Purwakarta:

Bumbu Olesan Tomat

  • Nama Bumbu: Bumbu Olesan Tomat
  • Bahan:
    • Tomat matang, haluskan
    • Bawang merah, haluskan
    • Bawang putih, haluskan
    • Cabai rawit, haluskan
    • Garam dan gula secukupnya
  • Cara Membuat:
    • Campurkan semua bahan dalam wadah.
    • Aduk rata hingga semua bahan tercampur.

Bumbu Olesan Kacang

  • Nama Bumbu: Bumbu Olesan Kacang
  • Bahan:
    • Kacang tanah goreng, haluskan
    • Bawang merah, haluskan
    • Bawang putih, haluskan
    • Cabai rawit, haluskan
    • Kecap manis
    • Garam dan gula secukupnya
  • Cara Membuat:
    • Campurkan semua bahan dalam wadah.
    • Aduk rata hingga semua bahan tercampur.

Bumbu Olesan Kecap

  • Nama Bumbu: Bumbu Olesan Kecap
  • Bahan:
    • Kecap manis
    • Bawang merah, iris tipis
    • Cabai rawit, iris tipis
    • Jeruk limau, peras airnya
  • Cara Membuat:
    • Campurkan semua bahan dalam wadah.
    • Aduk rata hingga semua bahan tercampur.

Penyajian

resep sate maranggi khas purwakarta terbaru

Untuk menyajikan sate maranggi khas Purwakarta secara otentik, perhatikan beberapa hal berikut:

Biasanya, sate maranggi disajikan dalam keadaan panas di atas piring atau nampan. Hidangan ini disajikan bersama dengan pelengkap seperti lontong, acar, dan sambal.

Lontong

Lontong merupakan pelengkap utama sate maranggi. Lontong yang digunakan biasanya berwarna putih, terbuat dari beras ketan, dan dipotong-potong.

Acar

Acar berfungsi sebagai penyegar dan pelengkap rasa sate maranggi. Acar yang digunakan biasanya terbuat dari wortel, mentimun, bawang merah, dan cabai rawit.

Sambal

Sambal adalah pelengkap yang tidak boleh ketinggalan dalam penyajian sate maranggi. Sambal yang digunakan biasanya dibuat dari cabai rawit, bawang merah, dan tomat.

Tips dan Variasi

Untuk membuat sate maranggi yang empuk dan lezat, berikut beberapa tips yang dapat Anda ikuti:

Pertama, pilih daging sapi berkualitas baik. Daging yang direkomendasikan adalah bagian has dalam, has luar, atau tenderloin. Potong daging dengan ketebalan sedang, sekitar 2-3 cm.

Kedua, gunakan bumbu yang tepat. Bumbu sate maranggi terdiri dari kecap manis, bawang merah, bawang putih, ketumbar, jinten, dan pala. Haluskan semua bumbu dan lumuri daging secara merata.

Ketiga, diamkan daging dalam bumbu selama minimal 30 menit atau semalaman. Hal ini akan membuat bumbu meresap ke dalam daging dan menghasilkan sate yang lebih beraroma.

Keempat, bakar sate di atas bara api sedang. Bolak-balik sate secara teratur agar matang merata dan tidak gosong.

Kelima, sajikan sate maranggi dengan nasi hangat, acar bawang, dan sambal.

Variasi Resep Sate Maranggi

Selain resep dasar, terdapat beberapa variasi resep sate maranggi yang populer, antara lain:

  • Sate Maranggi Pedas: Tambahkan cabai rawit atau sambal ke dalam bumbu untuk membuat sate maranggi yang lebih pedas.
  • Sate Maranggi Manis: Tambahkan gula merah atau kecap manis tambahan ke dalam bumbu untuk membuat sate maranggi yang lebih manis.
  • Sate Maranggi Campur: Kombinasikan bumbu sate maranggi dasar dengan bumbu sate madura atau bumbu sate lainnya untuk menciptakan rasa yang unik.

Sejarah dan Budaya

Sate maranggi khas Purwakarta memiliki sejarah dan budaya yang unik dan kaya. Asal-usulnya dapat ditelusuri hingga masa penjajahan Belanda di Indonesia.

Saat itu, para petani di daerah Purwakarta sering kali menyembelih kambing atau domba untuk dimakan. Namun, karena keterbatasan bahan bakar, mereka kesulitan membakar daging tersebut. Akhirnya, mereka menemukan cara memasak daging dengan menggantungnya di atas bara api yang terbuat dari ranting pohon karet, yang menghasilkan aroma dan rasa yang khas.

Makna dan Peran

Sate maranggi bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga memiliki makna dan peran penting dalam masyarakat Purwakarta. Daging kambing atau domba yang digunakan dalam sate maranggi melambangkan kejantanan dan keberanian.

Sate maranggi sering kali disajikan pada acara-acara khusus, seperti perayaan keagamaan, pernikahan, dan pertemuan keluarga. Hal ini menunjukkan bahwa sate maranggi memiliki nilai sosial dan budaya yang tinggi dalam masyarakat Purwakarta.

Ilustrasi

maranggi sate purwakarta khas

Proses pembuatan sate maranggi khas Purwakarta melibatkan beberapa tahapan yang unik. Pertama, daging sapi dipotong menjadi potongan-potongan kecil dan dimarinasi dalam bumbu khusus yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, ketumbar, jinten, kunyit, dan gula merah. Bumbu ini memberikan cita rasa yang khas dan meresap ke dalam daging selama proses marinasi.

Setelah dimarinasi, daging ditusuk pada tusuk sate dan dipanggang di atas bara api hingga matang. Proses pemanggangan ini dilakukan dengan perlahan dan sabar untuk memastikan daging matang secara merata dan memiliki tekstur yang empuk.

Saat disajikan, sate maranggi khas Purwakarta biasanya disajikan dengan lontong atau nasi dan dilengkapi dengan bumbu pelengkap seperti kecap manis, sambal, dan irisan bawang merah. Kombinasi rasa gurih dari daging, bumbu yang meresap, dan kesegaran sayuran menciptakan pengalaman kuliner yang menggugah selera.

Akhir Kata

Sate maranggi khas Purwakarta merupakan warisan kuliner yang patut dibanggakan. Resep yang telah diwariskan secara turun-temurun ini terus memikat lidah para penikmatnya dengan cita rasa yang otentik dan khas. Dengan mengikuti resep dan tips yang telah diuraikan, Anda dapat menyajikan hidangan sate maranggi yang lezat dan menggugah selera layaknya kuliner legendaris ini.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah sate maranggi sama dengan sate biasa?

Tidak, sate maranggi memiliki keunikan tersendiri yang membedakannya dari sate biasa. Perbedaan utama terletak pada penggunaan daging kambing atau domba yang dibumbui dengan rempah-rempah khas, serta cara memasaknya yang menggunakan tungku arang dengan teknik pengipasan.

Apa yang membuat sate maranggi khas Purwakarta istimewa?

Sate maranggi khas Purwakarta terkenal dengan dagingnya yang empuk dan bumbu olesannya yang kaya rasa. Proses pembuatan yang teliti, mulai dari pemilihan daging hingga cara memasaknya, menghasilkan sate maranggi yang memiliki cita rasa yang khas dan tidak ditemukan pada sate lainnya.

Apakah sate maranggi hanya bisa dinikmati di Purwakarta?

Meskipun sate maranggi berasal dari Purwakarta, saat ini Anda dapat menemukan sate maranggi di berbagai daerah di Indonesia. Namun, untuk mendapatkan cita rasa yang otentik, disarankan untuk mencicipi sate maranggi langsung di daerah asalnya.

Related Post :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *